<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>MAKALAH FAI UIR 2009</title>
	<atom:link href="http://makalahfaiuir09.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://makalahfaiuir09.wordpress.com</link>
	<description>Hasil Tulisan Mahasiswa FAI UIR Angkatan 2009</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Apr 2011 03:11:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='makalahfaiuir09.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>MAKALAH FAI UIR 2009</title>
		<link>http://makalahfaiuir09.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://makalahfaiuir09.wordpress.com/osd.xml" title="MAKALAH FAI UIR 2009" />
	<atom:link rel='hub' href='http://makalahfaiuir09.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>ANDA MAU DOLLAR</title>
		<link>http://makalahfaiuir09.wordpress.com/2009/11/18/anda-mau-dollar/</link>
		<comments>http://makalahfaiuir09.wordpress.com/2009/11/18/anda-mau-dollar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 03:13:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>makalahfaiuir09</dc:creator>
				<category><![CDATA[MAu Dapat Dollar]]></category>
		<category><![CDATA[CaraMudah Dapat Dollar]]></category>
		<category><![CDATA[Email Penghasil Dollar]]></category>
		<category><![CDATA[Mau Cari Dollar]]></category>
		<category><![CDATA[PTR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://makalahfaiuir09.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[ANDA MAU DOLAR Ternyata internet bisa memberikan anda dolar layaknya seorang melakukan pekerjaan seperti biasanya, hanya dengan membuka email dan mereview link yang sudah disediakan antara 60 sampai 80 detik, setelah itu anda dibayar dengan dollar. Lumayan hanya daftar saja anda dibayar 20 dollar. Anda mau buktinya, silahkan klik link dibawah ini kemudian registrasi dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=makalahfaiuir09.wordpress.com&amp;blog=10281180&amp;post=48&amp;subd=makalahfaiuir09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">ANDA MAU DOLAR</p>
<p style="text-align:justify;">Ternyata internet bisa memberikan anda dolar layaknya seorang melakukan pekerjaan seperti biasanya, hanya dengan membuka email dan mereview link yang sudah disediakan antara 60 sampai 80 detik, setelah itu anda dibayar dengan dollar. Lumayan hanya daftar saja anda dibayar 20 dollar.</p>
<p style="text-align:justify;">Anda mau buktinya, silahkan klik link dibawah ini kemudian registrasi dan ikuti aturannya. Tunggu email masuk, setelah itu nikmati dollarnya</p>
<p style="text-align:justify;">1. <a href="http://diamond-ptr.com/pages/index.php?refid=aziz1291">Diamond</a></p>
<p style="text-align:justify;">2. <a href="http://ptr-business.com/pages/index.php?refid=aziz1291">Busines</a></p>
<p style="text-align:justify;">3. <a href="http://salemails.com/pages/index.php?refid=aziz1291">Salemail</a></p>
<p style="text-align:justify;">4. <a href="http://moonpaid.com/pages/index.php?refid=aziz1291">Moonpaid</a></p>
<p style="text-align:justify;">Selamat Mencoba.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika Ada Yang ingin ditanyakan silahkan kirim email ke aziz1291@yahoo.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/makalahfaiuir09.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/makalahfaiuir09.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/makalahfaiuir09.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/makalahfaiuir09.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/makalahfaiuir09.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/makalahfaiuir09.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/makalahfaiuir09.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/makalahfaiuir09.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/makalahfaiuir09.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/makalahfaiuir09.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/makalahfaiuir09.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/makalahfaiuir09.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/makalahfaiuir09.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/makalahfaiuir09.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=makalahfaiuir09.wordpress.com&amp;blog=10281180&amp;post=48&amp;subd=makalahfaiuir09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://makalahfaiuir09.wordpress.com/2009/11/18/anda-mau-dollar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cc49e73eab09161c843cc98a57cc58a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">makalahfaiuir09</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Karakteristik Etika Islam</title>
		<link>http://makalahfaiuir09.wordpress.com/2009/11/13/karakteristik-etika-islam/</link>
		<comments>http://makalahfaiuir09.wordpress.com/2009/11/13/karakteristik-etika-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 23:51:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>makalahfaiuir09</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhlak Tasawuf]]></category>
		<category><![CDATA[Etika Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Karakteritik Etika Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Karakteritik Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://makalahfaiuir09.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[A. Definisi Karakter Karakter (khuluk) merupakan suatu keadaan jiwa dimana  jiwa bertindak tanpa di pikir atau di pertimbangkan secara mendalam. Karakter ini ada 2 jenis Pertama alamiah dan bertolak dari watak. Misalnya pada orang yang gampang sekali marah karena  hal paling kecil atau takut menghadapi insiden yang paling  sepele. Juga pada orang yang terkesiap berdebar-debar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=makalahfaiuir09.wordpress.com&amp;blog=10281180&amp;post=36&amp;subd=makalahfaiuir09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>A. </strong><strong>Definisi Karakter </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Karakter (<em>khuluk</em>) merupakan suatu keadaan jiwa dimana  jiwa bertindak tanpa di pikir atau di pertimbangkan secara mendalam. Karakter ini ada 2 jenis</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pertama</strong> alamiah dan bertolak dari watak.</p>
<p style="text-align:justify;">Misalnya pada orang yang gampang sekali marah karena  hal paling kecil atau takut menghadapi insiden yang paling  sepele. Juga pada orang yang terkesiap berdebar-debar di sebabkan suara yang amat lemah yang menerpa gendang telinganya atau ketakutan lantaran mendengar  suata berita atau tertawa berlebih-lebihan hanya karena suatu hal yang amat sangat biasa yang telah membuatnya kagum, atau sedih sekali cuma karena suatu hal yang tak terlalu memprihatinkan yang telah menimpanya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kedua</strong> tercipta melalui kebiasaan dan latihan.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada mulanya keadaan ini terjadi karena di pertimbangkan dan dipikirkan, namun kemudian melalui praktek terus-menerus menjadi karakter.</p>
<p style="text-align:justify;">Karenanya para cendikiawan klasik sering berbeda pendapat mengenai karakter. Sebagian berpendapat bahwa karakter di miliki oleh jiwa yang tidak berpikir (nonrasional). Sementara yang lain berkata bahwa bisa juga karakter itu milik jiwa yang berpikir (rasional). Ada yang berpendapat bahwa karakter itu alami sifatnya, dan juga dapat berubah cepat atau lamban melalui disiplin serta nasihat-nasihat yang mulia. Pendapat yang terakhir inilah yang kami dukung karena sudah kami kaji secara langsung. Adapun pendapat pertama akan menyababkan tidak berlakunya fakultas nalar, tertolaknya segala bentuk norma dan bimbingan, tunduknya (kecendrungan ) orang kepada kekejaman dan kelalaian, serta banyak remaja dan anak berkembang liar tanpa nasihat dan pendidikan. Ini tentu saja sangat negatif. <strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>B. </strong><strong>Karakter Bisa Berubah</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam<em> book on ethics</em> dan <em>book categories</em>, aristoteles mengungkapkan bahwa orang yang buruk bisa berubah manjadi baik melalui pendidikan. Namun tidak pasti. Dia  beranggapan bahwa nasihat yang berulang-ulang dan disiplin serta bimbingan yang baik akan melahirkan hasil-hasil yang berbeda-beda pada berbagai orang. Sebagian tanggap dan segera menerimanya sebagian lagi juga tanggap, tapi tidak segera menerimanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari penjelasan di atas kami buat silogisme seperti ini: <em>setiap karakter dapat berubah. Apapun yang bisa berubah berarti tidak alami</em>. Kedua premis itu betul, dan konklusi silogismenya sesuai dengan contoh yang kedua dari bentuk pertama. Sementara pembenaran premis yang pertama, yaitu bahwa setiap karakter punya kemungkinan untuk di ubah, sudah kami urauikan. Jelaslah dari observasi actual dari bukti yang kami dapatkan yang berkenaan dengan perlunya pendidikan, manfaatnya, dan pengaruhya pada remaja dan anak-anak dan juga dari syariat agama yang benar, merupakan petunjuk Allah buat para makhluk-Nya. Pembenaran premis yang kedua, yaitu bahwa segala yang  dapat berubah itu tidak mungkin alami, juga sudah jelas. Karena kita tak pernah berupaya merubah sesuatu yang alami. Tak ada seorang pun yang mau mengubah gerak api yang menjilat-jilat ke atas, dengan melatihnya supaya menjilat-jilat ke bawah. Juga tak ada seorang pun yang mau membiasakan supaya gerak batu yang jatuh membumbung keatas, sehingga gerak alaminya berubah. Andainya pun orang  mau, dia tidak akan berhasil mengubah hal-hal yang alami. Makanya kedua premis itu betul, komposisi(silogisme itu), yang ada pada modus kedua dari bentuk pertama, juga benar dan menjadi dalil yang jelas. <strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>C. </strong><strong>Tingkatan Karakter </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sementara itu,tingkatan manusia dalam menerima tatanan yang baik yang kami namakan akhlak (karakter) ini yang suka kepadanya, banyak sekali. Kita bisa menyaksikan perbedaan-perbedaan ini, khususnya pada anak-anak. Karena karakter mereka muncul sejak awal pertumbuhan mereka. Anak-anak tidak menutup-nutupinya dengan sengaja dan sadar, seperti yang di lakukan orang dewasa.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain itu kita menyaksikan sendiri  dan di antara mereka ada yang baik, kikir, lembut, keras kepala, dengki, atau sebaliknya? Atau bahkan ada karakter-karakternya yang saling kontradiksi, yang dari situ akhirnya anda bisa mengetahui tingkatan-tingkatan manusia dalam menerima karakter yang mulia? Dari situ kita bisa mengerti bahwa mereka tidak sama tingkatannya. Di antara mereka ada yang tanggap dan yang buruk, dan ada juga yang berada dalam posisi tengah diantara dua kubu ini. Kalau tabiat-tabiat ini di abaikan dan tidak di disiplinkan serta dikoreksi, maka dia bakal tumbuh dan berkembang mengikuti tabiatnya, dan selama hidupnya kondisinya tidak akan berubah, dia memuaskan apa yang di anggapnya cocok menurut selera alamiahnya, entah marah, senang, jahat, tamak, atau tabiat rendah lainnya. <strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>D. </strong><strong>Karakteristik Etika Islam</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Etika adalah sebuah tatanan perilaku berdasarkan suatu sistem tata nilai suatu masyarakat tertentu. Moral adalah secara etimologis berarti adat kebiasaan,susila. Jadi moral adalah perilaku yang sesuai dengan ukuran-ukuran tindakan yang oleh umum di terima, meliputi kesatuan sosial/lingkungan tertentu. Sedangkan akhlak adalah ilmu yang menentukan batas antara baik dan buruk tentang perkataan/perbuatan manusia lahir dan batin.</p>
<p style="text-align:justify;">Didalam islam, etika yang diajarkan dalam islam berbeda dengan etika filsafat. Etika Islam memiliki karakteristik sebagai berikut:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Etika Islam mengajarkan dan menuntun manusia kepada tingkah laku yang baik dan menjauhkan diri dari tingkah laku yang buruk.</li>
<li>Etika Islam menetapkan bahwa yang menjadi sumber moral, ukuran baik dan buruknya perbuatan seseorang didasarkan kepada al-Qur’an dan al-Hadits yang shohih.</li>
<li>Etika Islam bersifat universal dan komprehensif, dapat diterima dan dijadikan pedoman oleh seluruh umat manusia kapanpun dan dimanapun mereka berada.</li>
<li>Etika Islam mengatur dan mengarahkan fitrah manusia kejenjang akhlak yang luhur dan mulia serta meluruskan perbuatan manusia sebagai upaya memanusiakan manusia</li>
</ol>
<p>Link<a href="http://makalahfaiuir09.files.wordpress.com/2009/11/karakteristik-etika-islam.docx"> Download</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/makalahfaiuir09.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/makalahfaiuir09.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/makalahfaiuir09.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/makalahfaiuir09.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/makalahfaiuir09.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/makalahfaiuir09.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/makalahfaiuir09.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/makalahfaiuir09.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/makalahfaiuir09.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/makalahfaiuir09.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/makalahfaiuir09.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/makalahfaiuir09.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/makalahfaiuir09.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/makalahfaiuir09.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=makalahfaiuir09.wordpress.com&amp;blog=10281180&amp;post=36&amp;subd=makalahfaiuir09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://makalahfaiuir09.wordpress.com/2009/11/13/karakteristik-etika-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cc49e73eab09161c843cc98a57cc58a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">makalahfaiuir09</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hakekat, Kedudukan Dan Fungsi Bahasa Indonesia</title>
		<link>http://makalahfaiuir09.wordpress.com/2009/11/07/kedudukan-dan-fungsi-bahasa-indonesia/</link>
		<comments>http://makalahfaiuir09.wordpress.com/2009/11/07/kedudukan-dan-fungsi-bahasa-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 01:50:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>makalahfaiuir09</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahasa Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Fungsi Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Hakekat Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Kedudukan Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[Kegunaan Bahasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://makalahfaiuir09.wordpress.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[HAKEKAT BAHASA INDONESIA A.    Dinamis Bahasa adalah satu-satunya milik manusia yang tidak pernah lepas dari segala kegiatan dan gerak manusia sepanjang keberadaan manusia itu, sebagai makhluk yang berbudaya dan bermasyarakat. Tak ada kegiatan manusia yang tak disertai oleh bahasa. Bahkan dalam bermimpi pun manusia menggunakan bahasa. B. Unik Unik artinya mempunyai ciri khas yang spesifik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=makalahfaiuir09.wordpress.com&amp;blog=10281180&amp;post=28&amp;subd=makalahfaiuir09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">HAKEKAT BAHASA INDONESIA</p>
<p>A.    Dinamis</p>
<p>Bahasa adalah satu-satunya milik manusia yang tidak pernah lepas dari segala kegiatan dan gerak manusia sepanjang keberadaan manusia itu, sebagai makhluk yang berbudaya dan bermasyarakat. Tak ada kegiatan manusia yang tak disertai oleh bahasa. Bahkan dalam bermimpi pun manusia menggunakan bahasa.</p>
<p>B. Unik</p>
<p>Unik artinya mempunyai ciri khas yang spesifik yang tidak dimiliki oleh yang lain. Bahasa itu unik, maksudnya, setiap bahasa mempunyai ciri khas sendiri yang tidak dimiliki oleh bahasa lainnya. Ciri khas ini bisa menyangkut sistem bunyi, sistem pembentukan kata, sistem pembentukan kalimat atau sistem-sistem lainnya.</p>
<p>C. Universal</p>
<p>Selain bersifat unik, bahasa itu bersifat universal, artinya, ada ciri-ciri yang sama yang dimiliki oleh setiap bahasa yang ada di dunia ini. Ciri-ciri yang universal itu tentunya merupakan unsur bahasa yang paling umum, yang bisa dikaitkan dengan ciri-ciri atau sifat-sifat bahasa lain.</p>
<p>D. Produktif</p>
<p>Kata <em>produktif</em> adalah bentuk ajektif dari kata benda <em>produksi</em>. Arti <em>produktif</em> adalah “banyak hasilnya”, atau lebih tepat “terus menerus menghasilkan”. Bahasa itu produktif, maksudnya, meskipun unsur-unsur bahasa itu terbatas, dapat dibuat satuan-satuan bahasa yang jumlahnya tidak terbatas, meski secara relatif, sesuai dengan sistem yang berlaku dalam bahasa itu.</p>
<p>E. Konvensional</p>
<p>Meskipun hubungan antara lambang bunyi dengan yang dilambangkannya bersifat arbitrer, penggunaan lambang tersebut untuk suatu konsep tertentu bersifat konvensional. Artinya, semua anggota masyarakat bahasa itu mematuhi konvensi bahwa suatu lambang digunakan untuk mewakili konsep yang dilambangkannya.</p>
<p>F. Arbitrer</p>
<p>Kata <em>arbitrer</em> bisa diartikan ’sewenang-wenang, berubah-ubah, tidak tetap, manasuka’. Yang dimaksud dengan istilah arbitrer itu adalah tidak adanya hubungan wajib antara lambang bahasa (yang berwujud bunyi itu) dengan konsep atau pengertian yang dimaksud oleh lambang tersebut. Umpamanya, antara [kuda] dengan yang dilambangkannya, yaitu “sejenis binatang berkaki empat yang biasa dikendarai”. Kita tidak dapat menjelaskan mengapa binatang tersebut dilambangkan dengan bunyi [kuda], bukan [aduk] atau [akud].</p>
<p>G. Bermakna</p>
<p>Dari tulisan sebelumnya sudah dibicarakan bahwa bahasa itu adalah sistem lambang yang berwujud bunyi, atau bunyi ujar. Sebagai lambang tentu ada yang dilambangkan. Maka, yang dilambangkan itu adalah suatu pengertian, konsep, ide atau suatu pikiran yang ingin disampaikan dalam wujud bunyi. Oleh karena lambang-lambang itu mengacu pada suatu konsep, ide atau pikiran, dapat dikatakan bahwa bahasa itu mempunyai makna.</p>
<p>H. Bunyi</p>
<p>Kata <em>bunyi</em> sering sukar dibedakan dengan <em>suara</em>, sudah biasa kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Secara teknis, menurut Kridalaksana, bunyi adalah kesan pada pusat saraf sebagai akibat dari getaran gendang telinga yang bereaksi karena perubahan-perubahan dalam tekanan udara. Bunyi itu bisa bersumber pada gesekan atau benturan benda-benda, alat suara pada binatang dan manusia.</p>
<p>I. Lambang</p>
<p>Kata <em>lambang</em> sering dipadankan dengan kata <em>simbol</em> dengan pengertian yang sama. Lambang dengan segala seluk-beluknya dikaji orang dalam kegiatan ilmiah dalam bidang kajian yang disebut <em>ilmu semiotika</em> atau <em>semiologi</em>, yaitu ilmu yang mempelajari tanda-tanda yang ada dalam kehidupan manusia, termasuk bahasa. Dalam semiotika dibedakan adanya beberapa jenis tanda, yaitu antara lain tanda (sign), lambang (simbol), sinyal (signal), gejala (symptom), gerak isyarat (gesture), kode, indeks, dan ikon.</p>
<p>Bahasa Indonesia memiliki kedudukan yang sangat penting seperti yang tercantum dalam:</p>
<ol>
<li>Ikrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 dengan bunyi, ”Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.</li>
<li>Undang-Undang Dasar RI 1945 Bab XV (Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan) Pasal 36 menyatakan bahwa ”Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia”.</li>
</ol>
<p>Dari Kedua hal tersebut, maka kedudukan bahasa Indonesia sebagai:</p>
<ol>
<li>Bahasa kebangsaan, kedudukannya berada di atas bahasa-bahasa daerah.</li>
<li>Bahasa negara (bahasa resmi Negara Kesatuan Republik Indonesia)</li>
</ol>
<p>Fungsi Bahasa Dalam Masyarakat :</p>
<ol>
<li>Lambang kebanggaan kebangsaan</li>
<li>Lambang Identitas Nasional</li>
<li>Alat penghubung antar warga, antar daerah, dan antar budaya</li>
<li>Alat yang memungkinkan penyatuan berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing-masing kedalam kesatuan kebangsaan Indonesia</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/makalahfaiuir09.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/makalahfaiuir09.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/makalahfaiuir09.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/makalahfaiuir09.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/makalahfaiuir09.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/makalahfaiuir09.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/makalahfaiuir09.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/makalahfaiuir09.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/makalahfaiuir09.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/makalahfaiuir09.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/makalahfaiuir09.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/makalahfaiuir09.wordpress.com/28/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/makalahfaiuir09.wordpress.com/28/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/makalahfaiuir09.wordpress.com/28/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=makalahfaiuir09.wordpress.com&amp;blog=10281180&amp;post=28&amp;subd=makalahfaiuir09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://makalahfaiuir09.wordpress.com/2009/11/07/kedudukan-dan-fungsi-bahasa-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cc49e73eab09161c843cc98a57cc58a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">makalahfaiuir09</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Islam Masa Daulat Bani Abbasiyah</title>
		<link>http://makalahfaiuir09.wordpress.com/2009/11/05/%e2%80%9cislam-masa-daulat-bani-abbasiyah%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://makalahfaiuir09.wordpress.com/2009/11/05/%e2%80%9cislam-masa-daulat-bani-abbasiyah%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 02:49:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>makalahfaiuir09</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah Peradaban Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://makalahfaiuir09.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[A.  Awal Berdirinya Bani Abbasiyah Kekuasaan Dinasti Bani Abbasiyah adalah melanjutkan kekuasaan Dinasti Bani Umayyah. Dinamakan Daulah Abbasiyah karena para pendiri dan penguasa Dinasti ini adalah keturunan Abbas, paman nabi Muhammad SAW. Dinasti Abbasiyah didirikan oleh Abdullah al-Saffah ibn Muhammad ibn Ali ibn Abdullah ibn al-Abbass. Dia dilahirkan di Humaimah pada tahun 104 H. Dia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=makalahfaiuir09.wordpress.com&amp;blog=10281180&amp;post=3&amp;subd=makalahfaiuir09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>A.  Awal Berdirinya Bani Abbasiyah</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kekuasaan Dinasti Bani Abbasiyah adalah melanjutkan kekuasaan Dinasti Bani Umayyah. Dinamakan Daulah Abbasiyah karena para pendiri dan penguasa Dinasti ini adalah keturunan Abbas, paman nabi Muhammad SAW. Dinasti Abbasiyah didirikan oleh Abdullah al-Saffah ibn Muhammad ibn Ali ibn Abdullah ibn al-Abbass. Dia dilahirkan di Humaimah pada tahun 104 H. Dia dilantik menjadi Khalifah pada tanggal 3 Rabiul awwal 132 H. Kekuasaan Dinasti Bani Abbasiyah berlangsung dari tahun 750-1258 M</p>
<p style="text-align:justify;">Pada abad ketujuh terjadi pemberontakan diseluruh negeri. Pemberontakan yang paling dahsyat dan merupakan puncak dari segala pemberontakan yakni perang antara pasukan Abbul Abbas melawan pasukan Marwan ibn Muhammad (Dinasti Bani Umayyah). Yang akhirnya dimenangkan oleh pasukan Abbul Abbas. Dengan jatuhnya negeri Syiria, berakhirlah riwayat Dinasti Bani Umayyah dan bersama dengan itu bangkitlah kekuasaan Abbasiyah.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari sini dapat diketahui bahwa bangkitnya Daulah Abbasiyah bukan saja pergantian Dinasti akan tetapi lebih dari itu adalah penggantian struktur sosial dan ideologi. Sehingga dapat dikatakan kebangkitan Daulah Bani Abbasiyah merupakan suatu <em>revolusi</em>. Sebelum daulah Bani Abbasiyah berdiri, terdapat 3 tempat yang menjadi pusat kegiatan kelompok Bani Abbas, antara satu dengan yang lain mempunyai kedudukan tersendiri dalam memainkan peranannya untuk menegakkan kekuasaan keluarga besar paman nabi SAW yaitu Abbas Abdul Mutholib (dari namanya Dinasti itu disandarkan). Tiga tempat itu adalah Humaimah, Kufah dan Khurasan.</p>
<p style="text-align:justify;">Humaimah merupakan kota kecil tempat keluarga Bani Hasyim bermukim, baik dari kalangan pendukung Ali maupun pendukung keluarga Abbas. Humaimah terletak berdekatan dengan Damsyik. Kufah merupakan kota yang penduduknya menganut aliran Syi‘ah pendukung Ali bin Abi Tholib. Ia bermusuhan secara terang-terangan dengan golongan Bani Umayyah. Demikian pula dengan Khurasan, kota yang penduduknya mendukung Bani Hasyim. Ia mempunyai warga yang bertemperamen pemberani, kuat fisiknya, tegap tinggi, teguh pendirian tidak mudah terpengaruh nafsu dan tidak mudah bingung dengan kepercayaan yang menyimpang. Disinilah diharapkan dakwah kaum Abbassiyah mendapatkan dukungan.</p>
<p style="text-align:justify;">Di bawah pimpinan Muhammad bin Ali al-Abbasy, gerakan Bani Abbas dilakukan dalam dua fase yaitu : 1) fase sangat rahasia; dan 2) fase terang-terangan dan pertempuran. Setelah Muhammad meninggal dan diganti oleh anaknya Ibrahim, maka seorang pemuda Persia yang gagah berani dan cerdas bernama Abu Muslim al-Khusarany, bergabung dalam gerakan rahasia ini. Semenjak itu dimulailah gerakan dengan cara terang-terangan, kemudian cara pertempuran. Akhirnya bulan Zulhijjah 132 H Marwan, Khalifah Bani Umayyah terakhir terbunuh di Fusthath, Mesir. Kemudian Daulah bani Abbasiyah resmi berdiri.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>B. Sistem Pemerintahan, Politik dan Bentuk Negara</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pada zaman Abbasiyah konsep kekhalifahan berkembang sebagai sistem politik. Menurut pandangan para pemimpin Bani Abbasiyah, kedaulatan yang ada pada pemerintahan (Khalifah) adalah berasal dari Allah, bukan dari rakyat sebagaimana diaplikasikan oleh Abu Bakar dan Umar pada zaman <em>khalifahurrasyidin</em>. Hal ini dapat dilihat dengan perkataan Khalifah Al-Mansur “Saya adalah sultan Tuhan diatas buminya “.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada zaman Dinasti Bani Abbasiyah, pola pemerintahan yang diterapkan berbedabeda sesuai dengan perubahan politik, sosial, ekonomi dan budaya. Sistem politik yang dijalankan oleh Daulah Bani Abbasiyah I antara lain :</p>
<p style="text-align:justify;">a. Para Khalifah tetap dari keturunan Arab, sedang para menteri, panglima, Gubernur dan para pegawai lainnya dipilih dari keturunan Persia dan <em>mawali </em>.</p>
<p style="text-align:justify;">b. Kota Baghdad digunakan sebagai ibu kota negara, yang menjadi pusat kegiatan politik, ekonomi sosial dan kebudayaan.</p>
<p style="text-align:justify;">c. Ilmu pengetahuan dipandang sebagai suatu yang sangat penting dan mulia .</p>
<p style="text-align:justify;">d. Kebebasan berfikir sebagai HAM diakui sepenuhnya .</p>
<p style="text-align:justify;">e. Para menteri turunan Persia diberi kekuasaan penuh untuk menjalankan tugasnya dalam pemerintah</p>
<p style="text-align:justify;">Selanjutnya periode II , III , IV, kekuasaan Politik Abbasiyah sudah mengalami penurunan, terutama kekuasaan politik sentral. Hal ini dikarenakan negara-negara bagian (kerajaan-kerajaan kecil) sudah tidak menghiraukan pemerintah pusat , kecuali pengakuan politik saja . Panglima di daerah sudah berkuasa di daerahnya ,dan mereka telah mendirikan atau membentuk pemerintahan sendiri misalnya saja munculnya Daulah-Daulah kecil, contoh; daulah Bani Umayyah di Andalusia atau Spanyol, Daulah Fatimiyah .</p>
<p style="text-align:justify;">Pada masa awal berdirinya Daulah Abbasiyah ada 2 tindakan yang dilakukan oleh para Khalifah Daulah Bani Abbasiyah untuk mengamankan dan mempertahankan dari kemungkinan adanya gangguan atau timbulnya pemberontakan yaitu : <em>pertama</em>, tindakan keras terhadap Bani Umayah . dan <em>kedua </em>pengutamaan orang-orang turunan persi.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam menjalankan pemerintahan, Khalifah Bani Abbasiyah pada waktu itu dibantu oleh seorang <em>wazir </em>(perdana mentri) atau yang jabatanya disebut dengan <em>wizaraat </em>.Sedangkan <em>wizaraat </em>itu dibagi lagi menjadi 2 yaitu:</p>
<p style="text-align:justify;">1) <em>Wizaraat Tanfiz </em>(sistem pemerintahan presidentil ) yaitu wazir hanya sebagai pembantu Khalifah dan bekerja atas nama Khalifah.</p>
<p style="text-align:justify;">2) <em>Wizaaratut Tafwidl </em>(parlemen kabimet). Wazirnya berkuasa penuh untuk memimpin pemerintahan . Sedangkan Khalifah sebagai lambang saja . Pada kasus lainnya fungsi Khalifah sebagai pengukuh Dinasti-Dinasti lokal sebagai gubernurnya Khalifah</p>
<p style="text-align:justify;">Selain itu, untuk membantu Khalifah dalam menjalankan tata usaha negara diadakan sebuah dewan yang bernama <em>diwanul kitaabah </em>(sekretariat negara) yang dipimpin oleh seorang <em>raisul kuttab </em>(sekretaris negara). Dan dalam menjalankan pemerintahan negara, <em>wazir </em>dibantu beberapa <em>raisul diwan </em>(menteri departemen-departemen). Tata usaha negara bersifat sentralistik yang dinamakan <em>an-nidhamul idary al-markazy</em>.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain itu, dalam zaman daulah Abbassiyah juga didirikan angkatan perang, <em>amirul umara</em>, <em>baitul maal</em>, organisasi kehakiman., Selama Dinasti ini berkuasa, pola pemerintahan yang diterapkan berbeda-beda sesuai dengan perubahan politik, sosial, ekonomi dan budaya.</p>
<p style="text-align:justify;">Para sejarawan biasanya membagi masa pemerintahan Bani Abbasiyah menjadi lima periode :</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><strong>1. </strong><strong>Periode pertama (750–847 M), </strong>disebut periode pengaruh Persia pertama</li>
<li><strong>2. </strong><strong>Periode kedua (847-945 M)</strong>, disebut masa pengaruh Turki pertama</li>
<li><strong>3. </strong><strong>Periode ketiga (945 -1055 M), </strong>masa kekuasaan dinasti Buwaihdalam pemerintahan dinasti Abbasiayah. Periode ini juga disebut pengaruh Persia kedua</li>
<li><strong>4. </strong><strong>Periode keempat (1055-1199 M)</strong>, masa kekuasaan dinasti Bani Saljuk dalam pemerintahan kholifah Abbasiyah, biasanya juga disebut juga dengan masa pengaruh Turki kedua</li>
<li><strong>5. </strong><strong>Periode kelima (1199-1258 M), </strong>masa kholifah bebas dari pengaruh dinasti lain tetapi kekuasaannya hanya efektif disekitar kota Bagdad.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pada periode pertama pemerintahan Bani Abbasiyah mencapai masa keemasannya. Secara politis, para Khalifah betul-betul tokoh yang kuat dan merupakan pusat kekuasaan politik dan agama sekaligus. Di sisi lain, kemakmuran masyarakat mencapai tingkat tertinggi. Periode ini juga berhasil menyiapkan landasan bagi perkembangan filsafat dan ilmu pengetahuan dalam Islam.</p>
<p style="text-align:justify;">Masa pemerintahan Abu al-Abbas, pendiri Dinasti ini sangat singkat, yaitu dari tahun 750 M sampai 754 M. Karena itu, pembina sebenarnya dari Daulah Abbasiyah adalah Abu Ja’far al-Mansur (754–775 M). Pada mulanya ibu kota negara adalah al-Hasyimiyah, dekat Kufah.  amun, untuk lebih memantapkan dan menjaga stabilitas negara yang baru berdiri itu, al-Mansur memindahkan ibu kota negara ke kota yang baru dibangunnya, yaitu Baghdad, dekat bekas ibu kota Persia, Ctesiphon, tahun 762 M. Dengan demikian, pusat pemerintahan Dinasti bani Abbasiyah berada ditengah-tengah bangsa Persia.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagaimana terlihat dalam periodisasi khilafah Abbasiyah, masa kemunduran dimulai sejak periode kedua. Namun demikian, faktor-faktor penyebab kemunduran ini tidak datang secara tiba-tiba. Benih-benihnya sudah terlihat pada periode pertama, hanya karena Khalifah pada periode ini sangat kuat, benih-benih itu tidak sempat berkembang. Dalam sejarah kekuasaan Bani Abbas terlihat bahwa apabila Khalifah kuat, para menteri cenderung berperan sebagai kepala pegawai sipil, tetapi jika Khalifah lemah, mereka akan berkuasa mengatur roda pemerintahan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>C.  Kemajuan Daulat Abbasiyah</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Banyak sekali kemajuan-kemajuan yang terjadi pada masa daulat Abbasiyah diantaranya</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>a. Perkembangan Intelektual</strong></p>
<p style="text-align:justify;">1. Terjadinya Asimilasi antara bangsa Arab dan bangsa-bangsa lain yang lebih dahulu mengalami perkembangan dalam ilmu pengetahuan.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Gerakan Terjemah</p>
<p style="text-align:justify;">Pengaruh gerakan terjemahan terlihat dalam perkembangan ilmu pengetahuan umum terutama di bidang astronomi, kedokteran, filsafat, kimia dan sejarah. Dari gerakan ini muncullah tokoh-tokoh Islam dalam ilmu pengetahuan, antara lain ;</p>
<p style="text-align:justify;">a. Bidang filsafat: al-Kindi, al-Farabi, Ibnu Bajah, Ibnu Tufail, Ibnu Sina, al-Ghazali,Ibnu Rusyid.</p>
<p style="text-align:justify;">b. Bidang kedokteran: Jabir ibnu Hayan , Hunain bin Ishaq, Tabib bin Qurra ,Ar-Razi.</p>
<p style="text-align:justify;">c. Bidang Matematika: Umar al-Farukhan , al-Khawarizmi.</p>
<p style="text-align:justify;">d. Bidang astronomi: al-Fazari, al-Battani, Abul watak, al-Farghoni dan sebagainya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari hasil ijtihad dan semangat riset, maka para ahli pengetahuan, para alim ulama, berhasil menemukan berbagai keahlian berupa penemuan berbagai bidang-bidang ilmu pengetahuan, antara lain :</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. Ilmu Umum</strong></p>
<p style="text-align:justify;">a.Ilmu Filsafat</p>
<p style="text-align:justify;">1) Al-Kindi (809-873 M) buku karangannya sebanyak 236 judul.</p>
<p style="text-align:justify;">2) Al Farabi (wafat tahun 916 M) dalam usia 80 tahun.</p>
<p style="text-align:justify;">3) Ibnu Bajah (wafat tahun 523 H)</p>
<p style="text-align:justify;">4) Ibnu Thufail (wafat tahun 581 H)</p>
<p style="text-align:justify;">5) Ibnu Shina (980-1037 M). Karangan-karangan yang terkenal antara lain: Shafa, Najat, Qoman, Saddiya dan lain-lain</p>
<p style="text-align:justify;">6) Al Ghazali (1085-1101 M). Dikenal sebagai Hujjatul Islam, karangannya: Al Munqizh Minadl-Dlalal,Tahafutul Falasifah,Mizanul Amal,Ihya Ulumuddin dan lainlain</p>
<p style="text-align:justify;">7) Ibnu Rusd (1126-1198 M). Karangannya : Kulliyaat, Tafsir Urjuza, Kasful Afillh dan lain-lain</p>
<p style="text-align:justify;">b. Bidang Kedokteran</p>
<p style="text-align:justify;">1) Jabir bin Hayyan (wafat 778 M). Dikenal sebagai bapak Kimia.</p>
<p style="text-align:justify;">2) Hurain bin Ishaq (810-878 M). Ahli mata yang terkenal disamping sebagai  penterjemah bahasa asing.</p>
<p style="text-align:justify;">3) Thabib bin Qurra (836-901 M)</p>
<p style="text-align:justify;">4) Ar Razi atau Razes (809-873 M). Karangan yang terkenal mengenai cacar dan campak yang diterjemahkan dalam bahasa latin.</p>
<p style="text-align:justify;">c. Bidang Matematika</p>
<p style="text-align:justify;">1) Umar Al Farukhan: Insinyur Arsitek Pembangunan kota Baghdad.</p>
<p style="text-align:justify;">2) Al Khawarizmi: Pengarang kitab Al Gebra (Al Jabar), penemu angka (0).</p>
<p style="text-align:justify;">d. Bidang Astronomi</p>
<p style="text-align:justify;">1) Al Farazi : pencipta Astro lobe</p>
<p style="text-align:justify;">2) Al Gattani/Al Betagnius</p>
<p style="text-align:justify;">3) Abul wafat : menemukan jalan ketiga dari bulan</p>
<p style="text-align:justify;">4) Al Farghoni atau Al Fragenius</p>
<p style="text-align:justify;">e. Bidang Seni Ukir</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa seniman ukir terkenal: Badr dan Tariff (961-976 M) dan ada seni musik, seni tari, seni pahat, seni sulam, seni lukis dan seni bangunan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. Ilmu Naqli</strong></p>
<p style="text-align:justify;">a. Ilmu Tafsir, Para mufassirin yang termasyur: Ibnu Jarir ath Tabary, Ibnu Athiyah al Andalusy (wafat 147 H), As Suda, Mupatil bin Sulaiman (wafat 150 H), Muhammad bin Ishak dan lain-lain</p>
<p style="text-align:justify;">b. Ilmu Hadist, Muncullah ahli-ahli hadist ternama seperti: Imam Bukhori (194-256 H), Imam Muslim (wafat 231 H), Ibnu Majah (wafat 273 H),Abu Daud (wafat 275 H), At Tarmidzi, dan lain-lain</p>
<p style="text-align:justify;">c. Ilmu Kalam, Dalam kenyataannya kaum Mu’tazilah berjasa besar dalam menciptakan ilmu kalam, diantaranya para pelopor itu adalah: Wasil bin Atha’, Abu Huzail al Allaf, Adh Dhaam, Abu Hasan Asy’ary, Hujjatul Islam Imam Ghazali</p>
<p style="text-align:justify;">d. Ilmu Tasawuf, Ahli-ahli dan ulama-ulamanya adalah : Al Qusyairy (wafat 465 H). Karangannya : ar Risalatul Qusyairiyah, Syahabuddin (wafat 632 H). Karangannya : Awariful Ma’arif, Imam Ghazali : Karangannya al Bashut, al Wajiz dan lain-lain.</p>
<p style="text-align:justify;">e. Para Imam Fuqaha, Lahirlah para Fuqaha yang sampai sekarang aliran mereka masih mendapat tempat yang luas dalam masyarakat Islam. Yang mengembangkan faham/mazhabnya dalam zaman ini adalah: Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i, Imam Ahmad bin Hambal dan Para Imam Syi’ah</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>b. Perkembangan Peradaban di Bidang Fisik</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Perkembangan peradaban pada masa daulah Bani Abbasiyah sangat maju pesat, karena upayaupaya dilakukan oleh para Khalifah di bidang fisik. Hal ini dapat kita lihat dari bangunan –bangunan yang berupa:</p>
<p style="text-align:justify;">a. Kuttab, yaitu tempat belajar dalam tingkatan pendidikan rendah dan menengah.</p>
<p style="text-align:justify;">b. Majlis Muhadharah,yaitu tempat pertemuan para ulama, sarjana,ahli pikir dan pujangga untuk membahas masalah-masalah ilmiah.</p>
<p style="text-align:justify;">c. Darul Hikmah, Adalah perpustakaan yang didirikan oleh Harun Ar-Rasyid. Ini merupakan perpustakaan terbesar yang di dalamnya juga disediakan tempat ruangan belajar.</p>
<p style="text-align:justify;">d. Madrasah, Perdana menteri Nidhomul Mulk adalah orang yang mula-mula mendirikan sekolah dalam bentuk yang ada sampai sekarang ini, dengan nama Madrasah.</p>
<p style="text-align:justify;">e. Masjid, Biasanya dipakai untuk pendidikan tinggi dan tahassus.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada masa Daulah Bani Abbassiyah, peradaban di bidang fisik seperti kehidupan ekonomi: pertanian, perindustrian, perdagangan berhasil dikembangkan oleh Khalifah Mansyur.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>c. Kehidupan Perekonomian Daulah Bani Abbasiyah</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Permulaan masa kepemimpinan Bani Abbassiyah, perbendaharaan negara penuh dan berlimpah-limpah, uang masuk lebih banyak daripada pengeluaran. Yang menjadi Khalifah adalah Mansyur. Dia betul-betul telah meletakkan dasar-dasar yang kuat bagi ekonomi dan keuangan negara. Dia mencontohkan Khalifah Umar bin Khattab dalam menguatkan Islam. Dan keberhasilan kehidupan ekonomi maka berhasil pula dalam :</p>
<p style="text-align:justify;">1. Pertanian, Khalifah membela dan menghormati kaum tani, bahkan meringankan pajak hasil bumi mereka, dan ada beberapa yang dihapuskan sama sekali.</p>
<p style="text-align:justify;">2.  Perindustrian, Khalifah menganjurkan untuk beramai-ramai membangun berbagai industri, sehingga terkenallah beberapa kota dan industri-industrinya.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Perdagangan, Segala usaha ditempuh untuk memajukan perdagangan seperti:</p>
<p style="text-align:justify;">a) Membangun sumur dan tempat-tempat istirahat di jalan-jalan yang dilewati kafilah dagang.</p>
<p style="text-align:justify;">b) Membangun armada-armada dagang.</p>
<p style="text-align:justify;">c) Membangun armada : untuk melindungi parta-partai negara dari serangan bajak</p>
<p style="text-align:justify;">laut.</p>
<p style="text-align:justify;">Usaha-usaha tersebut sangat besar pengaruhnya dalam meningkatkan perdagangan dalam dan luar negeri. Akibatnya kafilah-kafilah dagang kaum muslimin melintasi segala negeri dan kapal-kapal dagangnya mengarungi tujuh lautan. Selain ketiga hal tersebut, juga terdapat peninggalan-peninggalan yang memperlihatkan kemajuan pesat Bani Abbassiyah.</p>
<p style="text-align:justify;">1. Istana Qarruzzabad di Baghdad</p>
<p style="text-align:justify;">2. Istana di kota Samarra</p>
<p style="text-align:justify;">3. Bangunan-bangunan sekolah</p>
<p style="text-align:justify;">4. Kuttab</p>
<p style="text-align:justify;">5. Masjid</p>
<p style="text-align:justify;">6. Majlis Muhadharah</p>
<p style="text-align:justify;">7. Darul Hikmah</p>
<p style="text-align:justify;">8. Masjid Raya Kordova (786 M)</p>
<p style="text-align:justify;">9. Masjid Ibnu Taulon di Kairo (876 M)</p>
<p style="text-align:justify;">10. Istana Al Hamra di Kordova</p>
<p style="text-align:justify;">11. Istana Al Cazar, dan lain-lain</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>d. Strategi Kebudayaan dan Rasionalitas</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam negara Islam di masa Bani Abbassiyah berkembang corak kebudayaan, yang berasal dari beberapa bangsa. Apa yang terjadi dalam unsur bangsa, terjadi pula dalam unsur kebudayaan. Dalam masa sekarang ini berkembang empat unsur kebudayaan yang mempengaruhi kehidupan akal/rasio yaitu Kebudayaan Persia, Kebudayaan Yunani, Kebudayaan Hindi dan Kebudayaan Arab dan berkembangnya ilmu pengetahuan.</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Kebudayaan Persia</li>
<li>Kebudayaan Hindi</li>
<li>Kebudayaan Yunani</li>
<li>Kebudayaan Arab</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><strong>D.  Kemunduran Daulat Abbasiyah</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Disamping kelemahan Khalifah, banyak faktor lain yang menyebabkan khilafah Abbasiyah menjadi mundur, masing-masing faktor tersebut saling berkaitan satu sama lain. Beberapa di antara nya adalah sebagai berikut:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>a. Faktor Internal</strong></p>
<p style="text-align:justify;">1. Persaingan antar Bangsa</p>
<p style="text-align:justify;">Kecenderungan masing-masing bangsa untuk mendominasi kekuasaan sudah dirasakan sejak awal Khalifah Abbasiyah berdiri. Akan tetapi, karena para Khalifah adalah orang-orang kuat yang mampu menjaga keseimbangan kekuatan, stabilitas politik dapat terjaga. Setelah al-Mutawakkil, seorang Khalifah yang lemah, naik tahta, dominasi tentara Turki tidak terbendung lagi. Sejak itu kekuasaan Daulah Abbasiyyah sebenarnya sudah berakhir</p>
<p style="text-align:justify;">2. Kemerosotan Ekonomi</p>
<p style="text-align:justify;">Kondisi politik yang tidak stabil menyebabkan perekonomian negara morat-marit. Sebaliknya, kondisi ekonomi yang buruk memperlemah kekuatan politik Dinasti Abbasiyah. Kedua faktor ini saling berkaitan dan tak terpisahkan</p>
<p style="text-align:justify;">3. Konflik Keagamaan</p>
<p style="text-align:justify;">Konflik yang melatarbelakangi agama tidak terbatas pada konflik antara Muslim dan Zindik atau Ahlussunnah dengan Syi’ah saja, tetapi juga antara aliran dalam Islam.</p>
<p style="text-align:justify;">4. Perkembangan Peradaban dan Kebudayaan</p>
<p style="text-align:justify;">Kemajuan besar yang dicapai Dinasti Abbasiyah pada periode pertama telah mendorong para penguasa untuk hidup mewah, yang kemudian ditiru oleh para haratawan dan anak-anak pejabat sehingga menyebabkan roda pemerintahan terganggu dan rakyat menjadi miskin</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>b. Faktor Eksternal</strong></p>
<p style="text-align:justify;">1. Perang Salib yang berlangsung beberapa gelombang atau periode dan menelan banyak korban.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Serangan tentara Mongol ke wilayah kekuasaan Islam.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Penutup<br />
</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><strong>A. </strong><strong>Kesimpulan </strong></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Daulah Abbasiyah merupakan lanjutan dari pemerintahan Daulah Umayyah. Dinamakan Daulah Abbasiyah karena para pendirinya adalah keturunan Abbas, paman Nabi. Daulah Abbasiyah didirikan oleh Abdullah as-Safah. Kekuasaannya berlansung dari tahun 750-1258 M. Di dalam Daulah Bani Abbasiyah terdapat ciri-ciri yang menonjol yang tidak terdapat di zaman bani Umayyah, antara lain :</p>
<p style="text-align:justify;">1. Dengan berpindahnya ibu kota ke Baghdad, pemerintahan Bani Abbas menjadi jauh dari pengaruh Arab. Sedangkan Dinasti Bani Umayyah sangat berorientasi kepada Arab.</p>
<p style="text-align:justify;">2.  Dalam penyelenggaraan negara, pada masa bani Abbas ada jabatan Wazir, yang membawahi kepala-kepala departemen. Jabatan ini tidak ada di dalam pemerintahan Bani Umayyah.</p>
<p style="text-align:justify;">3.  Ketentaraan profesional baru terbentuk pada masa pemerintahan Bani Abbas. Sebelumnya belum ada tentara Khusus yang profesional.</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li><strong>B. </strong><strong>Pesan Dan Saran</strong></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Adapun pesan dan saran kami sebagai berikut</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Bahwa apa yang ada didalam makalah ini bukan semata pemikiran kami, akan tetapi kami ambil dari berbagai referensi yang berkaitan dengan judul yang ditigaskan kepada kami. Untuk itu marilah kita ambil hikmah dan manfaatnya.</li>
<li>Adapun yang menjadi saran kami supaya isi makalah ini lebih ditingkat lagi, dengan mencari sumber-sumber lain, sehingga kita bisa semakin mengerti dan  memahami tentang sejarah peradaban islam mulai dari zaman Rosullullah hingga saat sekarang ini.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Link<a title="daulat bani abbasiah" href="http://makalahfaiuir09.files.wordpress.com/2009/11/daulat-bani-abbasiyah.docx"> download</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/makalahfaiuir09.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/makalahfaiuir09.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/makalahfaiuir09.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/makalahfaiuir09.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/makalahfaiuir09.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/makalahfaiuir09.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/makalahfaiuir09.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/makalahfaiuir09.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/makalahfaiuir09.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/makalahfaiuir09.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/makalahfaiuir09.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/makalahfaiuir09.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/makalahfaiuir09.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/makalahfaiuir09.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=makalahfaiuir09.wordpress.com&amp;blog=10281180&amp;post=3&amp;subd=makalahfaiuir09&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://makalahfaiuir09.wordpress.com/2009/11/05/%e2%80%9cislam-masa-daulat-bani-abbasiyah%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9cc49e73eab09161c843cc98a57cc58a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">makalahfaiuir09</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
